Sandy PH:
Hi all,
mau nanya
kalo ada anak lulusan SMA pengen stay and make a
living di Sing kira2 jalur mana yang bisa ditempuh yah
?
asumsi buat beberapa tahun pertama bisa tinggal sama
keluarga di sing, so living cost is not a problem
bisa langsung masuk salah satu uni gak ?
kalo bisa dokumen apa aja yang diakuin sama uni sini ?
raport/ijazah/dll ?
kalo poli itu setingkat sama SMA kan sebenernya ?
advisable gak kalo sekolah disana ?
or lebih baik kursus2 dulu ?
TIA
Eddy Tlessh:
Hi Sandy, mau nyekolahkan adik ya…
poly itu setara d3 di indo,
kalo anak SMA indo, bisa coba apply ke 3 uni dan 5 poly atau ITE(ini lagi naik daun) dulu… (soalnya murah dibanding private school),
saranku apply semua, dgn pertimbangan anak SMA-nya kalo berprestasi (misal pernah ikut olimpiade, atau LKIR) lebih besar kans-nya jadi bisa milih ambil yg terbaik. karena gak mudah tembus sekolah pemerintah, saingannya bukan hanya orang dari luar negeri, dari singaporean juga…
org Singapura aja kadang susah masuk di poly apalagi uni karena masalah o level dan n level, habis poly pun masih kadang susah masuk uni, pada lari ke private school misal informatics, psb dsb, atau sekolah ke Aussie atau US buat yg lebih kaya.
subjektif opinion: kursus umumnya tidak disarankan, karena nantinya kalo untuk urus EP perlu kualifikasi degree, jadi drpd wasting time & money lebih baik ambil jalur degree aja. sebagai las resort: ambil univ di indonesia aja toh nantinya juga diakui di sini…
Sandy PH:
iya nih Edd
abis kayaknya ga dapet negri dan rata2 yang swasta
minta minimal 20jt buat uang pangkal doang(gila gak
sih dulu gue tahun 97 cuman bayar 500rb doang)
kalo misalnya masuk NAFA or LaSalle gitu dari SMA
langsung bisa gak sih ? ada yang kuliah disana ?
Daniel Bakhtiar:
ndok.. kalau universitas/college yg ga diakui pemerintah singapore bakal jadi sulit.
temen gue yg singaporean ikut college di singapore yg ga diakui pemerintah, susah juga cari kerjanya, akhirnya jadi freelance.
apalagi untuk buat EP, daripada tanggung memang lebih baik kuliah di indo.
PONIMAN:
Hi Sandy,
Menurut gua sih yah…Mending masuk poly aja dulu…At
least da pasti bisa dapet yg murah(Konteks-nya bener2
nda bisa dapet uni pemerintah)…Setelah itu cari
kerja juga nga susa2 banget kok cuma gaji aja kecilll
dari sana u bisa ambil part time S1 untuk dapet-tin
EP…so lebih enak lah ^_^….
Pertanyaan lain, kirim aja lgsg ke email saya
^_^…Thx
Ferrieanto K:
Poly bisa sign up for govt bond supaya school feenya murah, tapi harus kerja di singapore (atau overseas, tapi with singapore-registered company) selama 3 tahun (atau 5 ya?), and langsung dapet PR. setuju sih, gaji kecil
Seageath:
Kayanya bener Bang saran mas Poniman ini
Ambil poli kan dpt D3 terus nanti uni baru disini .. pasti pake tambahan biar setara D3 disini baru uni-nya
Ada kok paketnya kaya begini .. ex anak kost ane D3 terus ambil sampe setara S1 tp lanjut ke aus kul-nya
But kalo mau S1 doank ya ga pa2 paling ga dah degree kan disini
Alias gaji ga teruk2 sangat kalo orang malaysia cakap.
Sandy PH:
thanks semua yang udah kasih masukan
kayaknya paling bagus emang poly dulu aja yah, gue
coba2 cari tau lebih lanjut deh soal cara masuk ke
poly
thanks again
Ansar:
Sistem pendidikan di Singapura memang beda tapi sebenarnya tidak terlalu rumit asal tahu tingkatannya.
Primary School = Sekolah Dasar —-> 6 tahun
Secondary School = SMP (sampai kelas 3) + SMA kelas 1
Nah di Sec School ini bisa hanya sampai Sec4 (yang Express/Special) atau sampai Sec5 (yang Normal). Yang Sec4 akan dapat “O”-Level, sementara yang Sec5 akan dapat “N”-Level.
Yang dapat “O”-Level bisa melanjutkan ke mana aja, sementara yang “N”-Level hanya bisa ke Poly saja —–> Grade “O”-Level lebih pintar dari Grade “N”-Level, sementara yang “N”-Level sendiri dibagi lagi “N”-Level Technical dan “N”-Level Academic. Yang “N”-Level Academic masih ada kesempatan mendapatkan “O”-Level setelah lulus “N”-Level Academic.
Kalo berbicara masalah ITE (Institute of Technical Education), itu sebenarnya adalah kumpulan anak2 yang kurang minat terhadap pelajaran (udah malas belajar), mereka hanya berminat terhadap hal2 teknis.
Ini biasanya diambil dari jalur Secondary School …….. anak2 yang tidak mungkin masuk Express/Special Stream, di tahun ke-2 akan dilempar ke Normal Stream, nah anak2 yang ternyata juga tidak mampu mengatasi ( can not cope with ) pelajaran akan diberi kesempatan : Drop Out atau ke ITE.
Yang sedang pemerintah Singapura galakkan adalah kampanye bahwa lulusan ITE juga punya kesempatan ke Universitas lewat jalur Polytechnics ….. ini untuk memberanikan (encouraging) pelajar2 tersebut …… meski jalur yang ditempuh sangat2 panjang ….. ITE, trus ke Poly (3 tahun) baru ke Universitas.
Sekedar tambahan, mulai tahun depan (2008), jalur Special Stream akan dihapus …. perbedaan antara Special dan Express adalah tambahan pelajaran bahasa yang disebut “Higher Languange”, entah Higher Chinese, Higher Malay, Higher Tamil, dll. ……. Seorang pelajar yang telah mengambil “Higher” subject ini, akan terbebas beban yang sama di Junior College.
Sekarang selepas Secondary School, pilihan hanya ke Poly atau Junior College.
Perlu dicermati bahwa lulusan Poly di Singapore TIDAK setara dengan Diploma-3 di Indonesia, mereka hanyalah setara Diploma-1 di Indonesia ….. Seorang lulusan Poly di Singapura bisa melanjutkan ke Universitas, bila subjeknya menunjang, mereka bisa langsung ke tahun ke-2 di Universitas.
Sedangkan Junior College (Maktab Rendah) adalah setara dengan SMA kelas 2 + 3 di Indonesia ……. meski beberapa bahan pelajaran hampir sama dengan mahasiswa tahun-1 seperti untuk Matematika, Kimia, Fisika, Biologi.
Pun, lulusan Junior College (”A”-Level) bila nilainya tidak begitu bagus, diberi kesempatan untuk “re-take” baik sebagai school candidate maupun private candidate …. bila sebagai school candidate (sama dengan tidak lulus kalo di Indonesia, sebab harus sekolah lagi) …… atau memilih Poly sebagai jalur alternatif menuju Universitas …. ini diperkenankan di Singapura case-by-case.
Juga pelajar Junior College yang ingin pindah jalur ke Poly juga diperkenankan, dan harus mengulang dari tahun ke-1, ada yang langsung tahun ke-2, tapi case-by-case juga.
So, kalo sudah lulus SMA di Indonesia, mau melanjutkan sekolah di Singapura (Negeri), seperti agak terlambat ……… akan lebih baik bila saat masih kelas 2 SMA mencari informasi dan melakukan kontak dengan pihak Universitas di Singapura (masuk sebagai pribadi), atau mengikuti test2 yang sering dilakukan oleh NUS, SMU, NTU di sekolah2 di Indonesia ……. banyak kok pelajar Indonesia yang meski belum lulus Ujian Nasional sudah dapat tempat di Universitas di Singapore lewat jalur beasiswa.
Disarankan, bila memang mau melanjutkan sekolah di Singapura (banyak keuntungan yang diterima apalagi mau melanjutkan ke Inggris, Amrik, Eropa), akan lebih baik waktu masih SMP kelas 3 atau SMA kelas 1, rajin2 cari info …… kalo diterima biasanya akan turun kelas satu tahun, biar bisa lebih menyesuaikan dengan iklim belajar di Singapura.
Memang ada private Universitas seperti UniSIM / SIM, MDIS, Informatics, Stansfield College, dll …… tapi setahu saya hanya SIM/UniSIM yang direcognized oleh pemerintah Singapura (tolong dikoreksi kalo MDIS juga direcognized).
So, kalo lulus SMA trus masuk Poly di Singapura, lebih baik gak usah dech …. mending sekolah di Indonesia dulu di Universitas Negeri atau Swasta yang bonafide, trus cari info apakah bisa transfer ke Universitas di Singapore ….
Nah, pelajar Singapura dari Poly dan Junior College, untuk masuk ke Universitas, tiap tahun akan diadakan Joint-Admission, mereka mendaftar secara on-line dan dilihat dari nilai serta keadilan ……… adil dalam arti bahwa tidak semua pelajar dari satu sekolah akan masuk dalam Jurusan yang sama (yang dipilih oleh pelajar), sehingga bila quota mereka sudah terpenuhi, secara automatis tidak masuk, dan menunggu tahap kedua Joint-Admission ini.
Udah ah …. kerja dulu.
Eddy:
polytechnic = d1 ? mungkin perspektif dari jenjang pendidikan Indonesia ya?
berdasarkan http://www.spi.edu.sg/criteria.htm
untuk masuk Polytechnic requirementnya lulusan ebtanas SMA…
dan kuliah di Polytechnic itu 3 tahun = diploma 3
kalo diploma 1 = kuliah 1 tahun
dan setahuku banyak dari SMA Indonesia yg masuk ke poly Singapura.
tapi dari polytechnic mesti start dari awal lagi kalo mau masuk ke Universitas di Singapura, tetapi kalo lewat yg Informatics dll tinggal ambil 1-2 tahun untuk dapat bachelor.
untuk transfer universitas Indonesia ke Universitas ke Singapura setahuku tidak bisa, mesti ulang dari awal. ada teman UGM semester 4 mesti ulang lagi dari awal di NUS.
Ansar:
Itulah pintar2-nya pemerintah S’pore ……. lha wong yang masuk Poly
itu lulusan Secondary School yang notabenenya hanya setara kelas 1 SMA.
Memang betul banyak pelajar lulusan SMA Indonesia yang masuk ke Poly,
pun lulusan sekolah Indonesia Singapura banyak yang ke Poly …. dan
ini berlaku umum …… pelajar Indo yang mau ngelanjutin ke Singapura
harus turun kelas, minimal turun 1 kelas, kalo apes bisa turun 2 kelas.
Betul seperti yang saya tulis, lulusan Poly harus start dari awal,
akan tetapi ada perkecualian (meski tidak semua) bisa langsung tahun
ke-2 bila dan hanya bila itu merupakan kelanjutan proses belajarnya,
sebab ada teman yang dari Electrical Engineering di SP, bisa langsung
tahun ke-2 di NTU, …. ya case-by-case ….
So, kalo udah lulus SMA di Indonesia, pilihannya masuk swasta di
Singapura aja ….. makanya saya bilang kalo udah lulus SMA di Indo,
udah agak terlambat kalo mau ngelanjutin di Singapura, kecuali mau
turun kelas lagi …. (kalo bagi saya “no way”), lebih baik kalo masih
kelas 1 atau 2 SMA, trus cari peluang pindah …..
Khan gak lucu …. sama2 lulusan SMA, yang satunya langsung masuk
NUS/NTU lewat jalur beasiswa, sedangkan yang satunya masuk ke Poly,
yang harus nunggu beberapa tahun lagi baru kuliah ….. telat.
Info yang saya berikan adalah dari hasil membaca, berbicara dengan
pelaku, dengan staff guru, dengan lulusan JC/Poly/Sec (Pelajar
Singapura), staff guru SIS/KBRI, dll sumber yang dapat dipercaya …..
sebab saya juga punya kepentingan dalam rangka membawa anak2 saya
untuk sekolah di Singapore ini 2 tahun ke depan setelah mereka lulus
SD di Indonesia nanti.