Diambil dari diskusi di milis indo-sing:
Pengalaman Kang Muda Ikhsan:
Hati-hati… kemaren hari selasa seharian gw di interogasi polisi gara2 tuh uang.. padahal gw cuma bantuin sodara gw tuker duit buat bayar rumah sakit.
sodara gw dapet tuh duit dari bank mandiri jakarta.. USD100 note series 2001, dan kata polisi sini memang banyak tuh di indo duit2 kayka gitu dan bank2 di indo ga bisa ngedeteksinya..
uangnya disebut supernote sama CID sini.. lumayan bisa masuk ke dalem cantonment office ke Commercial Affair Dept. Bagus juga kantor pulisi disini.. tapi sempet keder juga liat mading di dalemmnya.. untuk uanga palsu minimun 5 tahun.. hiiyyy seremmm
polisi disini bilangnya supernote.. uang palsu tingkat tinggi.. sekali-kalinya gw naek mobil polisi di singapore.. hehehehheheheh
Tambahan informasi dari Hadiyono Jaqin:
Supernote merupakan uang palsu (biasanya note 100 dolar US) yang kualitasnya sangat tinggi. Dicurigai supernote ini berasal dari Korea Utara.
Yang saya ingin tahu adalah bagaimana CID Singapore bisa mengetahui supernote ini dengan cepat. Setahu saya, amat sangat sulit sekali membedakan supernote ini dari yang aslinya (watermark, security thread, OVI, UV Property, red and blue fiber, dan tanda pengamanan lainnya serupa dengan yang asli). Yang membedakannya hanyalah komposisi kertasnya. Hanya kasir yang sangat berpengalaman sajalah yang bisa merasakan perbedaan rasa dari kertas supernote ini. Memang ada cacat yang disengaja di supernote ini, tapi hanya para pakarnya sajalah yang tahu dan bisa membedakannya.
Terus terang saya kagum dengan CID Singapore kalau mereka bisa mendeteksi supernote ini dengan cepat. Saya cuma ingin tahu dari property yang manakah mereka menemukan supernote ini. Apakah dari nomor serinya???
Supernote ini banyak beredar di Taiwan, Hong Kong dan negara di Asia. Oleh karena itu, itulah salah satu alasan bank di Indonesia kebanyakan hanya mau menerima dolar seri F tahun terbaru, sebab dolar seri ini masih belum dibajak.
Informasi tambahan dari Sigit:
Ada lagi alasan kenapa Bank di Indonesia cuma mau nerima dollar seri terbaru
Itu karena dollar baru harganya berbeda Rp 50 ato Rp 50 cent saya lupa dibanding dollar seri lama … So bayangin aja kalo kita hanya boleh pake dollar baru kan kita mau tidak mau harus beli dollar karena kita tidak bisa / pernah bisa simpan dollar lama karena seri terbaru saja yang valid. Contoh saya punya dollar seri lama katakan $100 harganya akan turun dan harus kita jual untuk kita beli lagi dollar seri baru … kalo 1 juta orang melakukan hal yang sama tiap bulan/hari bayangkan berapa banyak perputaran uang yang akan diterima BI.
Disatu sisi ini bagus buat kontrol uang disisi lain ini juga trik permainan uang dimana harga yang kita beli selalu lebih mahal dibanding harga sebelumnya / harga jual. Dengan kata lain kita sebagai konsumen harus rela dipotong sedikit2 nilai dollarnya.
Kang Muda Ikhsan:
Nah.. itu dia.. gw kan nukernya di mustafa… si teller dengan ngelihat itu benjamin franklin dia langsung tau.. terus polisi singapore periksa mereka bilang itu juga supernote, tapi ktnya mereka akan confirm ulang dengan mengirimkan uang tersebut ke US secret service di thailand.
gile.. dari bank mandiri loh uangnya.. siapa sangka bank ngasi uang palsu.
Audi:
kan bank mandiri gak bisa deteksi 
kalo tiap kali ada orang yg mo beli dollar harus dicek dulu ke US Secret Service … capek juga kali ya
Pakar aja susah tahunya, apalagi kita2
Kesimpulan:
Hati-hati kalau beli USD di bank-bank Indonesia, terutama Bank Mandiri.